Halaman

Rabu, 12 Februari 2020

MASUK STAN ITU GAMPANG! Bimbel PKN STAN Denpasar Bali

Mungkin Anda mengatakan saya ngaco! Tetapi itulah kenyataannya. Siswa yang mendaftar dan mengikuti ujian memang banyak tetapi saingan Anda sebenarnya sedikit. Jadi masuk PKN STAN memang gampang?!. Kenapa sedikit? Sebagian besar dari mereka hanya ‘penggembira’. Mereka mendaftar bukan untuk menang, tetapi mendaftar untuk mengadu nasib. Mindset  atau pola pikirnya sebagai  penggembira (pecundang) seperti  ini:  “kalo diterima ya syukur,  kalo  tidak  diterima  ya tidak apa-apa”. Jadi untuk diterima di PKN STAN Anda harus punya pola pikir dan tindakan sebagai pemenang.

Tahukah Anda bahwa di dunia ini manusia yang punya pola pikir pemenang hanya 5% sedangkan 95% punya pola pikir sebagai pecundang? Jadi jangan heran orang yang sangat sukses hanya sedikit. Apa bedanya pola pikir pemenang dan pecundang?


  • Pola pikir pemenang: Saya harus diterima (ciri-cirinya mereka akan melakukan apapun yang diperlukan supaya bisa diterima. Termasuk belajar sungguh, latihan soal, ikut bimbel, dll)
  • Pola pikir pecundang: Saya berharap diterima (ciri-cirinya mereka hanya mau melakukan yang disukai saja. Seperti belajar seperlunya saja, kalau tidak bisa dilewati saja, tidak mau belajar keras)

Setiap tahun lebih dari seratus ribu siswa lulusan SMA/MA/SMK yang bersaing mendapatkan satu kursi yang disiapkan PKN STAN. Jumlah yang diterima setiap tahun berubah. Dari semua siswa yang LULUS diterima pada SPMB PKN STAN mempunyai pola yang sama.


  • Mempunyai keinginan (impian) yang kuat diterima di PKN STAN
  • Memahami strartegi dan berlatih keras mengerjakan soal-soal USM PKN STAN sampai bisa
  • Pandai mengatur waktu
  • Mempunyai mentor yang bisa diajak diskusi


Kita  semua diciptakan  sempurna.  Alloh memberikan kepada sumber daya relatif sama dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hanya mau nggak kita berbuat lebih untuk memaksimalkan potensi kelebihan dan meminimalkan kekurangan kita menjadi keunggulan.

Masterprima bersama Alumni PKN STAN

                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar